Aberdiamond.org

Berita Situs Judi Online Terpercaya, Bandar Agen Bola
Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi Pimpin Asosiasi Klub Eropa

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi Pimpin Asosiasi Klub Eropa – Bos raksasa Ligue 1 ini akan menggantikan estafet kepimpinan ECA dalam pembongkaran besar pasca-rencana pembangunan Liga Super Eropa. Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi, sah dipilih sebagai chairman baru European Klub Association [ECA] alias Federasi Club Eropa.

Al-Khelaifi gantikan presiden Juventus, Andrea Agnelli, yang putuskan mundur. Nama ke-2 mengundurkan diri dari ECA sebagai tanggapan atas pembangunan Liga Super.

Agnelli memegang sebagai wakil ketua Liga Super. Uang Miliaran Yang Harus Dibayarkan PSM Makassar Demi Lolos Dari Hukuman Dia ada dalam bawah ketua yang sekalian presiden Real Madrid, Florentino Perez. Walau megaproyek itu sekarang sudah dibatalkan.

Al-Khelaifi dikukuhkan sebagai alternatif Agnelli sesudah timnya, PSG, menampik undangan untuk tergabung dengan persaingan tandingan yang kenyataannya hanya seumur jagung itu.

Presiden PSG Nasser Al-Khelaifi Pimpin Asosiasi Klub Eropa

Apa yang disebutkan Al-Khelaifi?

“Saya berasa terhormat dan tersanjung sudah dipilih oleh sama-sama Anggota Dewan Eksekutif ECA sebagai Ketua,” sebut Al-Khelaifi dalam sebuah pengakuan.

“Kepimpinan, kredibilitas, dan kebersama-samaan organisasi kami benar-benar diperlukan pada peristiwa penting dalam sepakbola Eropa sekarang ini.”

“Saya akan memberi loyalitas tanpa persyaratan saya ke semua komune sepakbola: itu memiliki arti untuk semua Club Anggota ECA dari tiap negara Eropa, dan untuk beberapa penggemar dan komune yang mereka mesebagai wakil.”

“Saya, bersama-sama dengan semua Anggota Dewan dan Club ECA, ingin perkuat ECA dalam peranannya sebagai suara yang syah dan tunggal dari tim-tim Eropa.”

“Sepakbola kita, yang dipuji oleh tiap angkatan penggemar, cuman akan berkembang di bawah persatuan, dan itu ialah pekerjaan kami sebagai penjaga sepakbola untuk penuhi kewajiban ini,” ujarnya.

Apa yang ECA ucapkan?

ECA, yang sebagai wakil kebutuhan tim-tim di semua Eropa, dengan suara bundar menyumpah perlakuan beberapa anggota yang mundur, yang dia anggap memberikan keuntungan diri kita dan bikin rugi harkat sepakbola.

Baca Juga:  Liverpool Sadio Mane Menjelaskan Roberto Firmino Pantas

Sekarang, dengan kepimpinan Al-Khelaifi, organisasi itu mengatakan persatuan dan minta tiap anggotanya untuk selalu lakukan yang terbaik untuk sepakbola, bukan mengutamakan pada faktor keuangan.

“Susul kejadian yang masih belum pernah terjadi awalnya dalam beberapa hari akhir, kelihatan ada usaha untuk menghancurkan semua komune sepakbola Eropa, ECA—mewakili club sepakbola di Eropa—menyambut baik keputusan dari bekas club anggota ‘Liga Super’ tidak untuk meneruskan project yang di-claim mereka,” demikian bunyi pengakuan sikap ECA.

“ECA benar-benar percaya project ini tidak bisa sukses karena sepakbola, pada dasarnya, didasari pada transparansi, keolahragaan yang unggul, dan jalinan yang menempel di antara semua komponen di keluarga sepakbola.”

“Sepakbola ialah selingan untuk semuanya orang. Kejadian belakangan ini jadi pengingat jika pemilik club hanya penjaga club mereka, yang disebut suar monumental yang sangat berharga untuk penggemar dan komune mereka.”

Artikel diteruskan di bawah ini “ECA yakini jika hal tersebut ialah tanggung jawab tiap club anggota untuk pastikan jika kami meningkatkan sepakbola dan meletakkannya di status yang lebih bagus untuk angkatan selanjutnya. Situs Judi Slot Online24jam  Tidak untuk menghancurkannya hanya untuk keuntungan keuangan,” demikian seterusnya.

Siapa Al-Khelaifi?

Pebisnis asal Qatar ini ialah presiden PSG sekalian chairman beIN Media Grup dan bos Qatar Sports Investments.

Pria berumur 47 tahun itu memegang sebagai presiden dan CEO PSG semenjak 2011 sekalian pimpin kebangunan club ke arah pucuk kemasyhuran sepakbola Eropa.